*5 siswa ini bantu nelayan atasi limbah ikan di Pantai Serang*
Limbah ikan merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi oleh nelayan yang berada di Pantai Serang. Limbah tersebut biasanya sudah tidak dapat diserap oleh pasaran dan biadanya langsung saja dibuang. Padahal, limbah tersebut tidak seharusnya dibuang begitu saja sehingga mencemari lingkungan. Limbah ikan tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan atau diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis. Sehingga dapat meningkatkan pendapatan para nelayan. Bayangkan saja 10% dari 30kg tangkapan ikan setiap harinya merupaaknan limbah. Hal ini berarti ada sekitar 90kg limbah ikan yang dibuang setiap bulannya sebagai limbah.
Hal ini membuat 5 siswa ini menciptakan inovatif untuk mengolah limbah ikan tersebut menjadi sebuah produk yang memiliki nilai ekonomis. Bentuk bentuk produk yang dihasilkan yaitu Minyak ikan, Tepung ikan, dan Pupuk organik cair. Hal ini dilakukan untuk mengurangi limbah ikan yang tidak terpakai dan tentu saja untuk meningkatkan pendapatan ekonomi para nelayan.
Hal ini membuat 5 siswa ini menciptakan inovatif untuk mengolah limbah ikan tersebut menjadi sebuah produk yang memiliki nilai ekonomis. Bentuk bentuk produk yang dihasilkan yaitu Minyak ikan, Tepung ikan, dan Pupuk organik cair. Hal ini dilakukan untuk mengurangi limbah ikan yang tidak terpakai dan tentu saja untuk meningkatkan pendapatan ekonomi para nelayan.
Senin, 11 November 2019
